TRANSFORMASI SISTEM MERIT MENUJU SMART BUREAUCRACY: PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM OPTIMALISASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPEGAWAIAN ASN
Keywords:
Artificial Intelligence, birokrasi cerdas, manajemen talenta, sistem merit, transformasi digitalAbstract
Transformasi digital telah mendorong organisasi sektor publik untuk mengadopsi teknologi cerdas dalam pengelolaan sumber daya manusia. Di Indonesia, implementasi sistem merit masih menghadapi berbagai tantangan, seperti subjektivitas dalam promosi dan mutasi jabatan, keterbatasan pemetaan talenta, serta belum optimalnya pemanfaatan data kepegawaian dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Artificial Intelligence (AI) dalam memperkuat sistem merit Aparatur Sipil Negara (ASN) serta merumuskan model konseptual Smart Merit Bureaucracy sebagai kerangka transformasi menuju birokrasi cerdas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai kebijakan reformasi birokrasi, manajemen talenta ASN, tata kelola digital, dan penerapan AI di sektor publik. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi hubungan antara sistem merit, AI, dan transformasi birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan objektivitas, transparansi, dan akurasi pengambilan keputusan kepegawaian melalui pemanfaatan predictive analytics, talent mapping, dan decision support systems. Namun demikian, implementasi AI juga menghadapi tantangan berupa kualitas data, bias algoritma, perlindungan privasi, dan kebutuhan tata kelola yang akuntabel. Penelitian ini mengusulkan model Smart Merit Bureaucracy yang mengintegrasikan dimensi data, teknologi AI, tata kelola algoritmik, dan prinsip sistem merit dalam manajemen ASN. Disimpulkan bahwa AI dapat menjadi katalis penting dalam transformasi sistem merit menuju birokrasi yang lebih adaptif, profesional, dan berbasis data, dengan syarat didukung oleh regulasi, infrastruktur digital, dan kapasitas kelembagaan yang memadai.




