PENGARUH SPI, SIA, DAN PENGAWASAN KEUANGAN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH: PERSPEKTIF PEMANGKU KEPENTINGAN
DOI:
https://doi.org/10.37606/j-mksp.v1i1.296Keywords:
Sistem Pengendalian Intern, Sistem Informasi Akuntansi, Pengawasan Keuangan, Laporan Keuangan Daerah, Kualitas PelaporanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh Sistem Pengendalian Intern (SPI), Sistem Informasi Akuntansi (SIA), dan Pengawasan Keuangan terhadap kualitas laporan keuangan daerah dari perspektif pemangku kepentingan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, yang secara purposif dipilih karena masih menerima opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 43 informan yang terdiri dari pejabat pengelola keuangan, auditor internal, dan pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPI memiliki pengaruh signifikan dalam menjaga integritas dan keandalan laporan keuangan, meskipun penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dan kurangnya pelatihan teknis. Sementara itu, SIA belum menunjukkan kontribusi yang optimal terhadap kualitas laporan keuangan akibat kendala teknis dan lemahnya literasi digital. Pengawasan keuangan ditemukan memiliki dampak positif terhadap transparansi dan akuntabilitas pelaporan, tetapi masih dibutuhkan penguatan dalam bentuk komunikasi dan tindak lanjut hasil audit. Penelitian ini merekomendasikan strategi perbaikan dalam bentuk peningkatan kapasitas SDM, modernisasi sistem informasi akuntansi, dan pembentukan forum komunikasi antara auditor dan pejabat daerah. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel di tingkat daerah.



