PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR SKALA RUMAH TANGGA DI DESA MATAINDO KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN
Keywords:
Ember Tumpuk, Pemberdayaan Petani, Pertanian Berkelanjutan, Pupuk Organik Cair, Sampah Organik Rumah TanggaAbstract
Desa Mataindo merupakan wilayah agraris yang menghasilkan sampah organik rumah tangga sekaligus memiliki kebutuhan input pertanian yang relatif tinggi. Kondisi tersebut membuka peluang pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC) melalui teknologi sederhana ember tumpuk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memilah bahan organik, merakit wadah ember tumpuk, serta memahami proses produksi dan pemanfaatan POC secara aman. Kegiatan dilaksanakan pada 12 April 2026 dengan melibatkan 50 petani yang berkebun di sekitar kawasan perlindungan burung maleo, Pemerintah Desa Mataindo, dan Wildlife Conservation Society (WCS). Metode pelaksanaan meliputi koordinasi, penyampaian materi, demonstrasi, praktik partisipatif, diskusi, dan rencana pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh tahapan pelatihan dapat dilaksanakan, peserta terlibat aktif dalam perakitan wadah dan diskusi teknis, serta terbentuk unit percontohan ember tumpuk. Temuan utama kegiatan bukan hanya pada tersampaikannya materi, tetapi pada terbentuknya pemahaman awal mengenai hubungan pengelolaan sampah rumah tangga, efisiensi input pertanian, dan praktik pertanian berkelanjutan. Namun, karena belum digunakan instrumen prates–pascates dan belum tersedia data hasil panen atau penghematan biaya, peningkatan pengetahuan dan dampak ekonomi belum dapat dinyatakan secara kuantitatif. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan, pencatatan proses fermentasi, pengujian mutu POC, dan evaluasi penerapan pada tanaman.




