https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/issue/feedAwara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)2026-08-11T04:04:03+00:00Open Journal Systems<p><strong>Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> (<strong>AJPM</strong>) adalah jurnal multi disiplin ilmu dalam bidang pengabdian masyarakat. Semua publikasi di <strong>AJPM </strong>bersifat akses terbuka yang memungkinkan akses tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. Semua publikasi di <strong>AJPM </strong>bersifat akses terbuka yang memungkinkan akses tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. <strong>AJPM</strong> ini dikelola oleh LPPM Universitas Bina Taruna Gorontalo. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada <strong>Mei</strong> dan <strong>November</strong>. Awara berasal dari bahasa Hindi artinya pengembara, dalam olah pikir untuk mendapatkan karya ilmiah terbaik, hasil pengabdian masyarakat berdampak.</p>https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/426PENDAMPINGAN PERENCANAAN TATA RUANG PERMUKIMAN KUMUH MENUJU HUNIAN LAYAK DAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN GORONTALO2026-06-08T03:12:20+00:00Yuni Damayantiyuniarifin95@gmail.comHaris Latifharis.latief@gmail.comLutfia Bakaribakariluthfia@gmail.com<p>Permukiman kumuh merupakan permasalahan multidimensional yang masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Gorontalo, ditandai oleh ketidakteraturan bangunan, buruknya infrastruktur sanitasi dan drainase, serta rendahnya kapasitas masyarakat dalam perencanaan hunian yang layak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan permukiman kumuh serta mendampingi masyarakat dan pemangku kepentingan lokal dalam menyusun perencanaan tata ruang permukiman menuju hunian yang layak dan berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan <em>Community-Based Participatory Action</em> (CBPA) melalui tahapan survei lapangan, pemetaan sosial-fisik, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan teknis, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kawasan sasaran mengalami permasalahan pada seluruh tujuh indikator kekumuhan berdasarkan Peraturan Menteri PUPR RI No. 14/PRT/M/2018, meliputi kondisi bangunan, jalan, drainase, air minum, air limbah, persampahan, dan proteksi kebakaran. Melalui proses pendampingan partisipatif, kegiatan ini berhasil menghasilkan dokumen Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) yang memuat data baseline, peta zonasi, dan matriks prioritas penanganan, serta meningkatkan pemahaman masyarakat secara signifikan terhadap konsep hunian layak dan berkelanjutan.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/431OPTIMALISASI PROGRAM PROLANIS DALAM PENGENDALIAN HIPERTENSI MELALUI EDUKASI DAN SENAM SEHAT DI DESA TIHU KABUPATEN BONE BOLANGO2026-06-12T05:07:34+00:00Nanda Labadonandalabado13@gmail.comRia Amelia Salehriaameliasaleh9@gmail.comSiti Maryam Latifatul Zannah Ngabitomaryamngabito09@gmail.com<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan utama karena berkontribusi terhadap peningkatan angka kesakitan dan kematian. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan merupakan salah satu upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit kronis, namun implementasinya di masyarakat belum berjalan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Prolanis dalam pengendalian hipertensi melalui edukasi kesehatan dan senam sehat di Desa Tihu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan secara interaktif, pelaksanaan senam sehat secara rutin, serta pemeriksaan tekanan darah peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi dan pengelolaannya, meningkatnya partisipasi dalam kegiatan senam sehat, serta tumbuhnya kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup sehat seperti mengurangi konsumsi garam dan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala. Kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan perilaku kesehatan masyarakat dalam pengendalian hipertensi melalui optimalisasi program Prolanis dan diharapkan dapat berkelanjutan dengan dukungan tenaga kesehatan dan pemerintah setempat.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/435PENGUATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN DAN EKONOMI MASYARAKAT BERBASIS PARTISIPATIF DI KELURAHAN DULOMO SELATAN KECAMATAN KOTA UTARA, KOTA GORONTALO2026-06-14T09:34:54+00:00Rahmi Tangahutangahurahmi@gmail.comLIsda Van Gobellisdavangobel69@gmail.comLinda Nentoā lindanento46@gmail.comNunung Palanunk.gto@gmail.comSuhardiman Amirdamheer@gmail.comAsnawi Liputoliputoasnawi@gmail.com<p style="font-weight: 400;">Kelurahan Dulomo Selatan merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan kelembagaan lokal dan pengembangan ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan ekonomi masyarakat melalui pendekatan partisipatif yang menempatkan warga sebagai pelaku aktif dalam setiap tahapan program. Metode yang digunakan meliputi Participatory Rural Appraisal (PRA), pelatihan berbasis kebutuhan, pendampingan kelompok, dan evaluasi reflektif. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Mei 2026, pukul 08.30 WITA di Aula Kantor Kelurahan Dulomo Selatan dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri dari pengurus RT/RW, anggota PKK, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha mikro. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang tata kelola kelembagaan sebesar 40,1% berdasarkan nilai pre-test dan post-test. Selain itu, terbentuk satu kelompok usaha bersama berbasis kuliner lokal dan terjadi revitalisasi Forum Komunikasi Warga (FKW) yang sebelumnya tidak aktif. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam membangun kemandirian dan rasa kepemilikan masyarakat terhadap program pemberdayaan yang dirancang bersama.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/436SOSIALISASI PENINGKATAN KESADARAN AKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI KELURAHAN DULOMO SELATAN, KECAMATAN KOTA UTARA, KOTA GORONTALO2026-06-14T10:07:42+00:00Marten Bilaumartenbilau7@gmail.comRukiah Nggilunggilurukiah23365@gmail.comFebriyantifebriyantihardivan@gmail.comRirin K. Alimririnkisman0@gmail.comIvon Razakivon.razak@gmail.comFernando Djuunafernandodjuuna@rocketmail.com<p style="font-weight: 400;">Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat serta aparatur Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Rendahnya implementasi PHBS di tingkat rumah tangga dan komunitas menjadi permasalahan mendasar yang melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan ini. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-partisipatif dengan metode sosialisasi, penyuluhan, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 18 Mei 2026, di Aula Kantor Kelurahan Dulomo Selatan, melibatkan 25 peserta dari unsur masyarakat dan aparatur kelurahan serta didampingi 15 mahasiswa Pascasarjana Ilmu Administrasi Universitas Bina Taruna Gorontalo. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta yang signifikan dengan nilai rata-rata keseluruhan 4,51 dari skala 5,00. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata pada penguatan tata kelola kesehatan masyarakat berbasis komunitas, pemberdayaan masyarakat, serta penerapan prinsip good governance dalam administrasi kesehatan kelurahan. Implikasi jangka panjang program ini diarahkan pada pembentukan kader PHBS di tingkat kelurahan sebagai ujung tombak promotor kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/437PENGUATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT MENUJU KELURAHAN BERSIH DAN SEHAT DI KELURAHAN DULOMO SELATAN2026-06-14T11:11:33+00:00Azhar Saboeazharsaboe1704@gmail.comEllys Rachmanellysrachman12@gmail.comDewi Maghfirah Lacubapancawardana414@gmail.comRobin Masihurobinmasihu73@gmail.comLindawaty Mohamadlindamohamad983@gmail.comEka Yuliana Kadiryulimezzaluna@gmail.com<p style="font-weight: 400;">Pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat merupakan salah satu pendekatan strategis dalam mewujudkan tata kelola kelurahan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan masyarakat dan aparatur Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi aktif warga. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, diskusi interaktif, dan tanya jawab yang diikuti oleh 25 peserta terdiri atas masyarakat dan aparatur kelurahan, serta didampingi oleh 15 mahasiswa Pascasarjana Program Studi Ilmu Administrasi Universitas Bina Taruna Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2026 di Aula Kantor Kelurahan Dulomo Selatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan dari rata-rata pre-test sebesar 52,4% menjadi 81,6% pada post-test. Kegiatan ini menghasilkan rekomendasi pembentukan kelompok peduli sampah, penguatan regulasi kelurahan tentang pengelolaan sampah, dan komitmen bersama untuk mengintegrasikan prinsip good governance dalam tata kelola lingkungan hidup di tingkat kelurahan.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/540PENGUATAN KAPASITAS ADMINISTRASI DESA UNTUK KEBIJAKAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN2026-08-03T06:03:26+00:00Yahya Antuyahyaantu03@gmail.comTety Thalibtetythalib72@gmail.comMasran Biahimomasranbiahimo123@gmail.com<p>Pemerintah desa memegang peran strategis dalam penerapan kebijakan lingkungan di tingkat lokal, tetapi keterbatasan kapasitas administrasi dapat menghambat respons terhadap risiko longsor, kelangkaan air bersih, dan pengelolaan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kemampuan aparatur serta masyarakat Desa Oluhuta dalam mengelola kebijakan lingkungan berkelanjutan. Pelaksanaan menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> melalui sosialisasi, Focus Group Discussion, analisis kebutuhan, diskusi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan indikasi peningkatan pemahaman peserta mengenai regulasi lingkungan, mitigasi bencana, pengelolaan air, serta pentingnya partisipasi masyarakat. Kegiatan juga menghasilkan pemetaan masalah administrasi lingkungan, rancangan arah tindak lanjut berupa penyusunan peraturan desa dan prosedur pengelolaan lingkungan, serta penguatan kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Namun, karena belum menggunakan pengukuran prates-pascates, perubahan kapasitas belum dapat dinyatakan secara kuantitatif. Pendampingan berkelanjutan dan monitoring berbasis indikator diperlukan agar hasil kegiatan berkembang menjadi kebijakan dan praktik desa yang konsisten.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/543PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR SKALA RUMAH TANGGA DI DESA MATAINDO KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN2026-08-04T04:27:01+00:00Mohamad Riski Adamriskiadam484@yahoo.comSabriana Oktaviana Gintulangisabrianaoktavianagintulangi@gmail.com<p>Desa Mataindo merupakan wilayah agraris yang menghasilkan sampah organik rumah tangga sekaligus memiliki kebutuhan input pertanian yang relatif tinggi. Kondisi tersebut membuka peluang pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC) melalui teknologi sederhana ember tumpuk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memilah bahan organik, merakit wadah ember tumpuk, serta memahami proses produksi dan pemanfaatan POC secara aman. Kegiatan dilaksanakan pada 12 April 2026 dengan melibatkan 50 petani yang berkebun di sekitar kawasan perlindungan burung maleo, Pemerintah Desa Mataindo, dan Wildlife Conservation Society (WCS). Metode pelaksanaan meliputi koordinasi, penyampaian materi, demonstrasi, praktik partisipatif, diskusi, dan rencana pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh tahapan pelatihan dapat dilaksanakan, peserta terlibat aktif dalam perakitan wadah dan diskusi teknis, serta terbentuk unit percontohan ember tumpuk. Temuan utama kegiatan bukan hanya pada tersampaikannya materi, tetapi pada terbentuknya pemahaman awal mengenai hubungan pengelolaan sampah rumah tangga, efisiensi input pertanian, dan praktik pertanian berkelanjutan. Namun, karena belum digunakan instrumen pratesāpascates dan belum tersedia data hasil panen atau penghematan biaya, peningkatan pengetahuan dan dampak ekonomi belum dapat dinyatakan secara kuantitatif. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan, pencatatan proses fermentasi, pengujian mutu POC, dan evaluasi penerapan pada tanaman.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/544IMPLEMENTASI KKLP MENINGKATKAN SANITASI LINGKUNGAN BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT DI DESA DUNU, KABUPATEN GORONTALO UTARA2026-08-05T12:41:23+00:00Dewi Sartika T. Zeesdewi.zees90@gmail.comLa Ode Juni Akbarjuniakbar@gmail.comSri Rahayu Ayubasrirahayuayuba@gmail.comAhmad Fathan IF. Hadjuahmadfathan05@gmail.comSiti Nurmalia M. Ahmadsitinurmalia@gmail.comMuh. Fakhri Jamaluddinfakhrimuh.jamaluddin@gmail.comAbdul Muiz Mahmudabdulmuiz@gmail.comErdiansyah Aman Terdiansyah@gmail.comFahreza Moh. Hasanfahrezahasan@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan Produktif (KKLP) mahasiswa Universitas Bina Taruna Gorontalo yang dilaksanakan di Desa Dunu, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, bekerja sama dengan Yayasan Sepadan Ruang Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan fasilitas sanitasi umum yang layak, khususnya WC umum dan ruang bilas, serta minimnya sistem pengelolaan sampah organik rumah tangga di kawasan desa wisata. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode partisipatif yang melibatkan mahasiswa, mitra yayasan, pemerintah desa, dan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Tahapan pelaksanaan meliputi: survei dan identifikasi kebutuhan, perencanaan teknis, pembangunan WC umum dan ruang bilas, pembuatan dan sosialisasi komposter organik, partisipasi dalam pekerjaan rabat beton, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program kerja fisik berhasil diselesaikan dengan baik. Pembangunan fasilitas sanitasi memberikan akses langsung bagi warga dan wisatawan terhadap fasilitas kebersihan yang higienis, sementara komposter organik mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan menjadi kunci keberhasilan program dan menjamin keberlanjutan pemanfaatan fasilitas. Program ini berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan lingkungan dan mendukung keberlanjutan pembangunan desa berbasis masyarakat.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/550PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI PRODUK BERNILAI EKONOMI DI DESA SIDOMUKTI KECAMATAN MOOTILANGO2026-08-07T01:50:33+00:00Agus Parionoguspri811@gmail.comAndi Yusuf Katiliandiyusufkatili@unbitago.ac.id<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat termasuk kelompok nonproduktif dan petani melalui transfer teknologi untuk mengubah limbah ini menjadi produk bernilai jual tinggi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, dan pendampingan intensif yaitu memproses tempurung kelapa menjadi arang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Limbah tempurung kelapa di wilayah Sidomukti sering dianggap sebagai residu bernilai ekonomi rendah dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan jika tidak dikelola secara berkelanjutan. Tempurung kelapa adalah limbah yang banyak bisa didapatkan di Desa Sidomukti, sebagai daerah yang banyak menghasilkan kelapa. Usaha yang dilakukan masyarakat sekitar dalam memanfaatkan hasil tanaman kelapa adalah dengan menjual kelapa secara bijian, maupun mengolahnya menjadi santan, kopra. Berdasarkan hasil analisis situasi, di Desa Sidomukti terdapat usaha pengolahan limbah tempurung kelapa dengan produk utamanya adalah arang. Dengan keterbatasan produk yang dihasilkan serta untuk meningkatkan nilai ekonomis produk, maka perlu dilakukan penganekaragaman produk dengan membuat arang. Arang dari limbah tempurung kelapa merupakan salah satu solusi inovatif dalam pengolahan limbah organik yang bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus menciptakan produk bernilai ekonomis. Penulisan artikel ini untuk memberikan gambaran dan penjelasan mengenai program kerja pengolahan tempurung kelapa menjadi arang. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi dan keberhasilan dalam penguasaan teknik produksi arang batok kelapa. Karakteristik produk yang dihasilkan terbukti memenuhi standar mutu arang, serta menunjukkan kelayakan produk sebagai bahan bakar alternatif dan potensi peningkatan pendapatan. Program ini berhasil menumbuhkan kesadaran lingkungan dan memicu pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal, dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Sidomukti secara berkelanjutan.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/571SOSIALISASI DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) SEBAGAI BAGIAN DARI PROMOSI KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA GORONTALO2026-08-11T04:04:03+00:00Sitti Rahmatia Baurahmatiaabau94@gmail.com<p>Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung menunjukkan tren peningkatan prevalensi di Kota Gorontalo, sementara pengetahuan masyarakat mengenai deteksi dini PTM masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kota Gorontalo mengenai deteksi dini PTM melalui kegiatan sosialisasi dan promosi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, skrining kesehatan (pengukuran tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh, dan lingkar perut), penyuluhan interaktif dengan metode ceramah dan diskusi, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dari kategori rendah-sedang sebelum sosialisasi menjadi lebih baik setelah intervensi, disertai peningkatan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala. Dapat disimpulkan bahwa sosialisasi yang dipadukan dengan skrining langsung efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap PTM. Disarankan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkelanjutan dan diintegrasikan dengan program Posbindu PTM di tingkat kelurahan agar perubahan pengetahuan dapat berkembang menjadi perubahan perilaku hidup sehat yang menetap di masyarakat.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM)