PENDAMPINGAN PERENCANAAN TATA RUANG PERMUKIMAN KUMUH MENUJU HUNIAN LAYAK DAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN GORONTALO
Keywords:
Permukiman Kumuh, Perencanaan Tata Ruang, Hunian Layak, Partisipatif, Kabupaten GorontaloAbstract
Permukiman kumuh merupakan permasalahan multidimensional yang masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Gorontalo, ditandai oleh ketidakteraturan bangunan, buruknya infrastruktur sanitasi dan drainase, serta rendahnya kapasitas masyarakat dalam perencanaan hunian yang layak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan permukiman kumuh serta mendampingi masyarakat dan pemangku kepentingan lokal dalam menyusun perencanaan tata ruang permukiman menuju hunian yang layak dan berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Action (CBPA) melalui tahapan survei lapangan, pemetaan sosial-fisik, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan teknis, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kawasan sasaran mengalami permasalahan pada seluruh tujuh indikator kekumuhan berdasarkan Peraturan Menteri PUPR RI No. 14/PRT/M/2018, meliputi kondisi bangunan, jalan, drainase, air minum, air limbah, persampahan, dan proteksi kebakaran. Melalui proses pendampingan partisipatif, kegiatan ini berhasil menghasilkan dokumen Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) yang memuat data baseline, peta zonasi, dan matriks prioritas penanganan, serta meningkatkan pemahaman masyarakat secara signifikan terhadap konsep hunian layak dan berkelanjutan.




