PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TABUMELA CEGAH STUNTING DALAM MEWUJUDKAN GENERASI EMAS INDONESIA

Penulis

  • Tety Thalib Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Ahmad Ryan Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Hasan Ibrahim Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Santi Lukum Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Minarti Alhabsyi Universitas Bina Taruna Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.37606/j-pmas.v4i2.342

Kata Kunci:

Stunting, Pemberdayaan Masyarakat, Gizi Seimbang, Generasi Emas, Tabumela

Abstrak

Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang menghambat pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis ini berdampak pada kualitas fisik, kognitif, dan produktivitas generasi bangsa. Provinsi Gorontalo termasuk daerah dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan intervensi berbasis komunitas yang lebih terarah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting serta memperkuat peran keluarga dalam pemenuhan gizi anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi praktik pemanfaatan pangan lokal bergizi. Kegiatan diikuti oleh 34 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, keluarga balita, kader posyandu, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemberian ASI eksklusif, variasi MP-ASI, serta kebersihan lingkungan sebagai faktor pencegahan stunting. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi dan praktik langsung dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung upaya penurunan stunting dan mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Diterbitkan

2025-08-30