EDUKASI PENCEGAHAN KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN PADA REMAJA MELALUI MEDIA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.37606/j-pmas.v4i2.391Keywords:
Kehamilan Tidak Diinginkan, Remaja, Media Digital, Google SitesAbstract
Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur 15-19 tahun di Indonesia tahun 2023 berada pada kisaran 5 sampai 51 kelahiran per 1000 perempuan, hal ini belum mencapai target sesuai RPJMN 2020-2024 yaitu sebesar 18 kelahiran per 1000 perempuan pada tahun 2024. Gorontalo urutan lima provinsi dengan angka kelahiran tertinggi mencapai 46,3% sedangkan angka rata-rata Nasional sebesar 25,6%. Metode yang digunakan yaitu pendekatan edukasi partisipatif melalui pemberian edukasi kepada remaja menggunakan media digital dengan memanfaatkan layanan google sites. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi 100%, sebesar 69,2% remaja mengetahui bahwa perempuan yang sudah haid berisiko hamil setelah melakukan hubungan seksual dan 93,6% remaja mengetahui melahirkan di usia remaja dapat berakibat kematian bagi ibu. Kegiatan ini membuktikan bahwa media digital merupakan sarana yang efektif dalam mengedukasi dan menjadi wadah dalam hal promosi kesehatan khususnya pada remaja.











