E-BUDGETING UNTUK SEMUA: IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DALAM MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK
DOI:
https://doi.org/10.37606/j-pmas.v4i1.314Keywords:
E-Budgeting, Manajemen Keuangan Publik, Transparansi, Akuntabilitas, Transformasi DigitalAbstract
Pengelolaan keuangan publik di Indonesia masih menghadapi kendala seperti proses yang lambat, rentan kesalahan manual, dan kurangnya transparansi dalam sistem penganggaran tradisional. Kegiatan pengabdian masyarakat "E-Budgeting Untuk Semua: Implementasi Teknologi dalam Manajemen Keuangan Publik" bertujuan meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengimplementasikan sistem e-budgeting untuk mewujudkan manajemen keuangan publik yang efisien dan transparan. Metode pelaksanaan menggunakan tiga tahapan sistematis: persiapan dan identifikasi kebutuhan, implementasi pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi dan keberlanjutan. Kegiatan melibatkan 45 ASN dari berbagai instansi pemerintah daerah melalui pre-assessment, workshop intensif, pelatihan teknis, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil pre-assessment menunjukkan 67% peserta memiliki literasi digital rendah dengan skor rata-rata 45. Setelah pelatihan intensif dengan pendekatan blended learning, terjadi peningkatan signifikan dengan skor rata-rata mencapai 78 (peningkatan 73%). Implementasi e-budgeting berhasil mengurangi waktu penyusunan dokumen anggaran sebesar 40% dan meningkatkan akurasi data sebesar 65%. Model pendampingan teknis yang komprehensif terbukti efektif dalam memfasilitasi transisi dari sistem konvensional menuju e-budgeting terintegrasi. Program ini berhasil meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan publik, serta berkontribusi terhadap terciptanya good governance yang berkelanjutan melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan anggaran publik.











