SOSIALISASI PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA PERKAWINAN ANAK DI DESA BULONTALA TIMUR KECAMATAN SUWAWA SELATAN KABUPATEN BONE BOLANGO
Keywords:
Pernikahan Dini, Sosialisasi, Kesehatan ReproduksiAbstract
Pernikahan dini masih menjadi persoalan sosial yang cukup serius di berbagai wilayah pedesaan di Indonesia, termasuk di Desa Bulontala Timur, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Angka pernikahan usia dini di desa ini tergolong cukup tinggi, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti rendahnya pemahaman masyarakat mengenai dampak pernikahan dini, faktor ekonomi, adat istiadat, serta minimnya akses informasi mengenai kesehatan reproduksi dan hak-hak anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Desa Bulontala Timur mengenai dampak negatif pernikahan dini, baik dari aspek kesehatan, psikologis, sosial, maupun hukum. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi yang dipadukan dengan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD). Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta diikuti oleh lebih dari 40 peserta yang terdiri dari orang tua, remaja, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sosialisasi dan diskusi berlangsung, serta memperoleh pemahaman baru mengenai dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi, psikologis remaja, keberlangsungan pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Bulontala Timur untuk secara bersama-sama mencegah dan menekan angka pernikahan dini di wilayahnya.




