PENERAPAN KONSEP GREEN INFRASTRUCTURE DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN PERKOTAAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA

Authors

  • Yuni Damayanti Universitas Bina Taruna Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.37971/j-tsiap.v5i2.555

Keywords:

Green Infrastructure, Ruang Terbuka Hijau, Sponge City, Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan, Teknik Sipil

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting penerapan konsep green infrastructure pada kawasan perkotaan di Indonesia serta merumuskan model integrasinya ke dalam perencanaan teknis pembangunan perkotaan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis yang didukung analisis spasial, dengan data primer dari observasi dan wawancara, serta data sekunder berupa dokumen RTRW, regulasi, dan citra satelit, dianalisis melalui content analysis dan Sistem Informasi Geografis. Hasil penelitian menunjukkan capaian Ruang Terbuka Hijau masih jauh dari amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, berkisar 5,59 persen di Jakarta hingga 29,90 persen di Semarang, dengan keterbatasan lahan sebagai kendala struktural utama yang berdampak pada kinerja drainase dan risiko banjir. Sebagai solusi, dirumuskan model hibrida yang mengintegrasikan dimensi struktural-teknis berbasis pendekatan sponge city, regulatif-spasial melalui Koefisien Dasar Hijau, dan partisipatif-kelembagaan. Penelitian menyimpulkan bahwa green infrastructure perlu diposisikan sebagai komponen teknis rekayasa sipil yang terintegrasi. Direkomendasikan penguatan regulasi turunan, replikasi model sponge city pada kota padat, serta penelitian lanjutan berbasis simulasi hidrologi kuantitatif.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Yuni Damayanti. (2026). PENERAPAN KONSEP GREEN INFRASTRUCTURE DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN PERKOTAAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA. Jurnal Teknik Sipil, Arsitek, Perencanaan Wilayah (J-TSIAP), 5(2), 61–69. https://doi.org/10.37971/j-tsiap.v5i2.555