Jurnal Teknik Sipil, Arsitek, Perencanaan Wilayah (J-TSIAP) https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/J-TSIAP <p><strong>Jurnal-Teknik Sipil Arsitek Perencanaan Wilayah</strong> (<strong>J-TSIAP</strong>) adalah media publikasi ilmiah dan sharing yang berisi kajian ilmiah, hasil penelitian, kritik dan apresiasi bidang keilmuan yang membahas tentang teknik sipil, arsitektur, perencanaan wilayah, teknik lingkungan, dan teknik lainnya/ bidang teknik. <strong>J-TSIAP</strong> terbit dua kali setahun yaitu pada <strong>Januari</strong> dan <strong>Juli</strong> dimulai pada tahun <strong>2022</strong>. <strong>J-TSIAP</strong> dikelola oleh Lembaga Penelitian Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Taruna Gorontalo dan memiliki e-ISSN: 2988-3962. Semua publikasi di <strong>J-TSIAP </strong>bersifat akses terbuka yang memungkinkan akses tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun</p> Universitas Bina Taruna Gorontalo en-US Jurnal Teknik Sipil, Arsitek, Perencanaan Wilayah (J-TSIAP) 2988-3962 ANALISIS KARAKTER VISUAL DAN ESTETIKA RUANG TERBUKA HIJAU KOTA GORONTALO https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/J-TSIAP/article/view/433 <p>Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sekaligus membentuk pengalaman visual dan psikologis masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakter visual dan estetika bentuk RTH di Kota Gorontalo sebagai dasar evaluasi kualitas visual kawasan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan observasi visual pada tiga lokus, yaitu RTH Kota Tengah, RTH Taruna Remaja, dan Taman Kota Gorontalo. Analisis dilakukan terhadap elemen visual per objek berdasarkan variabel bentuk, warna, skala, garis, irama, serta proporsi dan dimensi, yang selanjutnya disintesis dalam tabel analisis visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap lokus memiliki karakter visual yang berbeda: RTH Kota Tengah bersifat fungsional-urban, RTH Taruna Remaja berciri simbolik-monumental, dan Taman Kota Gorontalo bersifat rekreatif-organik. Namun demikian, ketiga kawasan masih menghadapi tantangan integrasi visual antar elemen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesatuan estetika dan identitas visual kawasan diperlukan untuk meningkatkan kualitas RTH secara berkelanjutan di Kota Gorontalo.</p> Resza Rachmadyanti Nini A. Kiay Demak Afrian Baluntu Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Sipil, Arsitek, Perencanaan Wilayah (J-TSIAP) 2026-07-08 2026-07-08 5 2 45 60 10.37971/j-tsiap.v5i2.433 PENERAPAN KONSEP GREEN INFRASTRUCTURE DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN PERKOTAAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/J-TSIAP/article/view/555 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting penerapan konsep <em>green infrastructure</em> pada kawasan perkotaan di Indonesia serta merumuskan model integrasinya ke dalam perencanaan teknis pembangunan perkotaan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis yang didukung analisis spasial, dengan data primer dari observasi dan wawancara, serta data sekunder berupa dokumen RTRW, regulasi, dan citra satelit, dianalisis melalui <em>content analysis</em> dan Sistem Informasi Geografis. Hasil penelitian menunjukkan capaian Ruang Terbuka Hijau masih jauh dari amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, berkisar 5,59 persen di Jakarta hingga 29,90 persen di Semarang, dengan keterbatasan lahan sebagai kendala struktural utama yang berdampak pada kinerja drainase dan risiko banjir. Sebagai solusi, dirumuskan model hibrida yang mengintegrasikan dimensi struktural-teknis berbasis pendekatan <em>sponge city</em>, regulatif-spasial melalui Koefisien Dasar Hijau, dan partisipatif-kelembagaan. Penelitian menyimpulkan bahwa <em>green infrastructure</em> perlu diposisikan sebagai komponen teknis rekayasa sipil yang terintegrasi. Direkomendasikan penguatan regulasi turunan, replikasi model <em>sponge city</em> pada kota padat, serta penelitian lanjutan berbasis simulasi hidrologi kuantitatif.</p> Yuni Damayanti Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Sipil, Arsitek, Perencanaan Wilayah (J-TSIAP) 2026-07-31 2026-07-31 5 2 61 69 10.37971/j-tsiap.v5i2.555 PENGEMBANGAN KAWASAN EKOWISATA EDUKATIF MELALUI PENDEKATAN COMMUNITY BASED TOURISM DI DESA TALULOBUTU KECAMATAN TAPA KABUPATEN BONE BOLANGO https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/J-TSIAP/article/view/492 <p><em>Kawasan wisata Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, memiliki potensi ekologis dan sosial yang besar untuk dikembangkan sebagai ekowisata edukatif berbasis masyarakat, tetapi mengalami penurunan akibat lemahnya sistem pengelolaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan, merumuskan arahan pengembangan, serta menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat melalui pendekatan Community Based Tourism (CBT). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kontekstual dan Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap sepuluh narasumber, Transect Walk, dan Visualisasi Partisipatif. Hasil penilaian sebelas elemen analisis kontekstual menunjukkan skor akumulatif 14 dari 22 poin (kategori layak), dengan kelemahan utama pada sistem sirkulasi kawasan. Tingkat partisipasi masyarakat masih berada pada level fungsional menurut tipologi Pretty (1995). Penelitian merumuskan lima arahan pengembangan terintegrasi, meliputi zonasi kawasan, program wisata edukatif, rehabilitasi fasilitas, penguatan kelembagaan, dan integrasi kawasan dengan elemen historis-religi di sekitarnya. Temuan ini menegaskan bahwa persoalan utama kawasan bukan ketiadaan potensi, melainkan integrasi sistem pengelolaan ruang, substansi wisata, dan pelibatan masyarakat secara simultan.</em></p> Firmansyah Wahab Muh. Fakhri Jamaluddin Dewi Sartika T. Zees Mufti Nadirsyah Putra Anwar Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Sipil, Arsitek, Perencanaan Wilayah (J-TSIAP) 2026-07-31 2026-07-31 5 2 70 86 10.37971/j-tsiap.v5i2.492