PENGEMBANGAN KAWASAN EKOWISATA EDUKATIF MELALUI PENDEKATAN COMMUNITY BASED TOURISM DI DESA TALULOBUTU KECAMATAN TAPA KABUPATEN BONE BOLANGO
DOI:
https://doi.org/10.37971/j-tsiap.v5i2.492Keywords:
Ekowisata Edukatif, Community Based Tourism, Partisipasi Masyarakat, Analisis Kontekstual, Penataan Ruang Kawasan WisataAbstract
Kawasan wisata Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, memiliki potensi ekologis dan sosial yang besar untuk dikembangkan sebagai ekowisata edukatif berbasis masyarakat, tetapi mengalami penurunan akibat lemahnya sistem pengelolaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan, merumuskan arahan pengembangan, serta menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat melalui pendekatan Community Based Tourism (CBT). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kontekstual dan Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap sepuluh narasumber, Transect Walk, dan Visualisasi Partisipatif. Hasil penilaian sebelas elemen analisis kontekstual menunjukkan skor akumulatif 14 dari 22 poin (kategori layak), dengan kelemahan utama pada sistem sirkulasi kawasan. Tingkat partisipasi masyarakat masih berada pada level fungsional menurut tipologi Pretty (1995). Penelitian merumuskan lima arahan pengembangan terintegrasi, meliputi zonasi kawasan, program wisata edukatif, rehabilitasi fasilitas, penguatan kelembagaan, dan integrasi kawasan dengan elemen historis-religi di sekitarnya. Temuan ini menegaskan bahwa persoalan utama kawasan bukan ketiadaan potensi, melainkan integrasi sistem pengelolaan ruang, substansi wisata, dan pelibatan masyarakat secara simultan.




