Analisis Dinamika Kasus Stunting Pada Balita Di Kabupaten Bone Bolango Tahun 2024–2026: Kajian Data Sekunder Dinas Kesehatan

Authors

  • Susanly Ainun Handoko Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Sitti Rahmatia Bau Universitas Bina Taruna Gorontalo

Keywords:

Stunting, Balita, Data Sekunder, Bone Bolango, Tren Gizi

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo. Kabupaten Bone Bolango tercatat sebagai salah satu daerah dengan beban stunting yang fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren dan pola sebaran kasus stunting pada balita di 20 wilayah kerja Puskesmas se-Kabupaten Bone Bolango pada periode 2024–2026 menggunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan time series menggunakan data hasil pengukuran/penimbangan balita dan sistem pencatatan gizi berbasis Puskesmas. Hasil kajian menunjukkan bahwa proporsi balita stunting kabupaten tercatat sebesar 4,89% (454 dari 9.281 balita) pada tahun 2024, meningkat menjadi 7,69% (728 kasus) pada tahun 2025, dan tercatat 4,96% (399 dari 8.039 kunjungan Posyandu) pada tahun 2026. Wilayah kerja Puskesmas Tapa dan Puskesmas Bone secara konsisten menunjukkan proporsi stunting tertinggi dan persisten sepanjang tiga tahun pengamatan, sementara Puskesmas Bulango dan Puskesmas Botupingge konsisten menunjukkan proporsi terendah. Ditemukan pula lonjakan ekstrem pada Puskesmas Dumbayabulan tahun 2026 (52,94%) yang diduga kuat dipengaruhi oleh kecilnya basis data (denominator) kunjungan Posyandu pada wilayah tersebut. Faktor-faktor yang secara teoritis dan empiris berkontribusi terhadap kejadian stunting meliputi riwayat berat badan lahir rendah, praktik pemberian ASI eksklusif, keragaman konsumsi pangan, sanitasi lingkungan, akses pelayanan kesehatan, penyakit infeksi berulang, dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Kajian ini merekomendasikan penguatan validitas dan konsistensi metode pengumpulan data gizi lintas tahun, intervensi gizi spesifik dan sensitif yang diprioritaskan pada wilayah kerja Puskesmas dengan beban tertinggi, serta penguatan konvergensi program lintas sektor sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bone Bolango.

Downloads

Published

2026-05-31