https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/JAEIS/issue/feedJurnal Administrasi, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)2026-08-25T05:33:43+00:00Andi Yusuf Katiliyusuf2801@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Jurnal Administrasi, Manajemen SDM dan Ilmu Sosial (JAEIS) </strong>adalah sebuah jurnal blind peer review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam semua bidang administrasi, manajemen dan ilmu sosial. Semua publikasi di <strong>JAEIS </strong>bersifat akses terbuka yang memungkinkan akses tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. <strong>JAEIS </strong>terbit 3 kali dalam setahun (<strong>Maret</strong>, <strong>Juli</strong> dan <strong>November</strong>).</p>https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/JAEIS/article/view/429PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PENGUATAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL MAHASISWA ADMINISTRASI PUBLIK SEBAGAI CALON PELAYAN PUBLIK2026-06-11T02:58:41+00:00Octaviani Suryaningsih Masagunioctavianimasaguni93@gmail.comSri Nurnaningsih Rachmanella.rachman1972@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam memperkuat tanggung jawab sosial mahasiswa Administrasi Publik sebagai calon pelayan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (<em>library research</em>). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berkontribusi dalam membentuk tanggung jawab sosial mahasiswa melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila, demokrasi, hak asasi manusia, dan partisipasi warga negara. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan juga berperan dalam mengembangkan <em>civic responsibility</em> dan <em>civic disposition</em> yang tercermin dalam sikap empati, integritas, kepedulian sosial, tanggung jawab, serta komitmen terhadap kepentingan umum. Selain itu, Pendidikan Kewarganegaraan mendorong tumbuhnya kesadaran sosial, kemampuan berpikir kritis, dan orientasi pelayanan publik yang diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan birokrasi modern. Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembentukan warga negara yang baik, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mempersiapkan mahasiswa Administrasi Publik menjadi calon pelayan publik yang profesional, beretika, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.</p>2026-03-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/JAEIS/article/view/423PENGELOLAAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PROSES SELEKSI BEASISWA NON-PERMANEN2026-05-13T17:43:56+00:00FajariantoIantofajar315@gmail.comDimas Prahmanadimasfajarian97@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan manajemen sumber daya manusia dalam proses seleksi beasiswa non-permanen mempengaruhi dinamika kerja aktor serta kualitas pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap beberapa aktor yang terlibat dalam proses seleksi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo 15 melalui fitur <em>matrix coding query. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pengelolaan sumber daya manusia berperan penting dalam membentuk pola interaksi kerja dan menentukan kualitas keputusan yang dihasilkan. Meskipun demikian, masih ditemukan keterbatasan berupa belum optimalnya penguatan kapasitas aktor teknis serta penggunaan sistem seleksi yang masih bersifat manual. Kondisi tersebut berdampak pada kurangnya efisiensi, transparansi, dan konsistensi dalam proses penilaian, sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kapasitas sumber daya manusia serta penerapan sistem seleksi berbasis digital guna meningkatkan akurasi dan objektivitas dalam pengambilan keputusan.</p>2026-03-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/JAEIS/article/view/465KOMPETENSI, PELATIHAN, DAN INOVASI: ANALISIS PENGEMBANGAN SDM DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA GORONTALO2026-07-02T01:42:31+00:00Yosef P. Kotonyosefpkoton@gmail.comNur’ain Humolungonurainhumolungo93@gmail.comAnita Mertosononitamertosono@gmail.comRizan Rahimrizanrahim1993@gmail.comRafsanjani Yusufrafiyusuf47@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan sumber daya manusia (SDM) terhadap kinerja dan inovasi pegawai di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh pegawai DLH Kota Gorontalo. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,486; p < 0,05) maupun terhadap inovasi pegawai (β = 0,392; p < 0,05). Temuan ini mengonfirmasi bahwa peningkatan kompetensi, pelatihan, disiplin, dan motivasi kerja secara bersamaan mendorong pegawai untuk bekerja lebih optimal sekaligus lebih inovatif dalam menjalankan tugas pengelolaan lingkungan hidup. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pengembangan SDM yang berkelanjutan sebagai strategi utama peningkatan kinerja dan inovasi organisasi di instansi pemerintah daerah.</p> <p> </p>2026-03-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/JAEIS/article/view/459DIALEKTIKA NILAI LOKAL DAN GLOBAL DALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN: KAJIAN PUSTAKA TENTANG PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL MAHASISWA2026-06-30T04:05:53+00:00Octaviani Suryaningsih Masagunioctavianimasaguni93@gmail.comSri Wahyuni S. Mohasriwahyunismoha155@gmail.comApdul Gandi Igirisaapdulgandi.igirisa3@gmail.comMohamad Fahriansyah Masagunipahriansyahmasaguni@gmail.comDesriani Ntoudesriyyani@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dialektika antara nilai-nilai lokal dan global dalam Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) serta implikasinya terhadap pembentukan identitas sosial mahasiswa di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan mengenai Pendidikan Kewarganegaraan, identitas sosial, kearifan lokal, dan kewarganegaraan global. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, interpretasi, dan sintesis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran strategis sebagai ruang dialektika yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal dan global secara harmonis. Nilai-nilai lokal yang bersumber dari Pancasila, budaya, dan kearifan lokal berfungsi sebagai fondasi pembentukan karakter dan identitas kebangsaan mahasiswa, sedangkan nilai-nilai global memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, literasi digital, serta kompetensi sebagai warga negara global yang bertanggung jawab. Proses pembentukan identitas sosial berlangsung melalui internalisasi nilai lokal, paparan terhadap nilai global, dan refleksi kritis yang menghasilkan identitas hibrida yang tetap berakar pada nilai-nilai Pancasila. Penerapan pendekatan dialektis melalui pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif terbukti mampu membentuk mahasiswa yang adaptif, demokratis, nasionalis, dan mampu berkontribusi secara positif dalam kehidupan nasional maupun global.</p>2026-03-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/JAEIS/article/view/344KUALITAS PELAYANAN PUBLIK BUMN: STUDI KASUS PASANG BARU LISTRIK PT PLN PERSERO2025-08-28T06:41:43+00:00Nurulizzatinurulizzati.kul@gmail.comDadan Kurniansyahdadan.kurniansyah@staff.unsika.ac.idMoch. Faizal Rizkimochamad.faizal@fisip.unsika.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan publik pada layanan pasang baru listrik di PT PLN (Persero) ULP Haurgeulis. Permasalahan pelayanan publik menjadi perhatian penting pasca-Reformasi 1998 yang menuntut tata kelola pemerintahan bersih, profesional, dan responsif. Listrik sebagai kebutuhan dasar di era digital menempatkan PT PLN (Persero) memiliki peran vital dalam memenuhi hak masyarakat. Namun, di ULP Haurgeulis masih ditemukan keterlambatan layanan pasang baru akibat ketimpangan antara cakupan wilayah yang luas dengan keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan publik SERVQUAL dengan lima dimensi yaitu tangibility, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumen kebijakan, observasi lapangan, serta penelusuran artikel media massa dan media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan teknik penjodohan pola dengan membandingkan temuan empiris dan pola yang diperkirakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat dimensi SERVQUAL yaitu reliability, responsiveness, assurance, dan empathy sudah berada pada kategori optimal. Namun, dimensi tangibility, khususnya pada aspek sumber daya manusia, masih belum optimal karena keterbatasan staf administratif yang berimplikasi pada keterlambatan pelayanan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kualitas pelayanan pasang baru listrik di ULP Haurgeulis secara umum sudah baik, tetapi peningkatan jumlah dan kapasitas SDM tetap diperlukan agar pelayanan dapat lebih maksimal.</p>2026-03-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/JAEIS/article/view/471TATA KELOLA KECERDASAN ARTIFISIAL DALAM PELAYANAN PUBLIK INDONESIA: ANALISIS NORMATIF DELAPAN AUPB2026-07-04T16:45:39+00:00Indra Lesmanaindra.lesmana.isip23@mail.umy.ac.idWafi Ibnu Romadhonwafi.ibnu.isip23@mail.umy.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian penggunaan kecerdasan artifisial (AI) dalam pelayanan publik dengan delapan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014, sekaligus merumuskan bentuk pertanggungjawaban hukum bagi masyarakat yang terdampak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif normatif melalui studi dokumen, perundang-undangan, dan konseptual, yang diperkuat analisis bibliometrik VOSviewer serta pengkodean tematik NVivo 15 sebagai alat bantu deskriptif atas 250 dokumen dan sumber bahan hukum tahun 2015-2025. Hasil pemetaan VOSviewer menghasilkan tiga klaster kajian yang belum menempatkan AUPB sebagai fokus dominan; Matrix Coding Query NVivo menunjukkan indikator Legalitas Layanan paling dominan pada aktor Pejabat Pemerintah (58%), Akuntabilitas Sistem pada Penyedia Teknologi (46%), dan Perlindungan Publik pada Pengguna Layanan (35%). Studi kasus chatbot pengaduan dan verifikasi bantuan sosial berbasis AI menunjukkan risiko pelanggaran asas kecermatan dan keterbukaan tanpa validasi manusia. Simpulannya, AI hanya dapat berkedudukan sebagai instrumen pendukung, bukan pengambil keputusan administratif, dan memerlukan penguatan norma melalui RPerpres Etika Kecerdasan Artifisial. Keterbatasan penelitian ini bersifat normatif-deskriptif dan belum melibatkan data empiris lapangan sehingga temuan perlu diuji lebih lanjut melalui pendekatan empiris.</p>2026-03-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/JAEIS/article/view/450PENYELENGGARAAN LAYANAN PUBLIK SOSIAL TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK DAN KESEJAHTERAAN ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN DARUL MUTMAIN TABONGO2026-06-25T03:18:53+00:00Agum Presiawan Tubuonagumtubuon12@gmail.comElza Sasbillawati Ganielzasalsabilawati@gmail.comSiske Alisiskeali@gmail.comDinata Tambuadinatatambua@gmail.comVerawati Putiverawati@gmail.comRahmat Moharahmatmoha@gmail.comOctaviani Suryaningsih Masagunioctavianimasaguni93@gmail.com<p>Penyelenggaraan layanan publik sosial merupakan wujud tanggung jawab negara dan masyarakat dalam menjamin pemenuhan hak serta kesejahteraan anak, khususnya anak asuh yang termasuk dalam kelompok rentan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran layanan publik sosial dalam perlindungan anak serta upaya peningkatan kesejahteraan anak asuh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengelola,pengasuh, dan anak asuh, serta observasi terhadap fasilitas panti. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa layanan publik sosial yang efektif harus mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan hukum, pendampingan psikososial, serta pembinaan karakter dan pengembangan potensi anak. Perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga, lembaga sosial, dan masyarakat. Dengan penyelenggaraan layanan yang terpadu dan berkelanjutan, kesejahteraan anak asuh dapat ditingkatkan sehingga mereka mampu tumbuh dan berkembang secara optimal serta siap menghadapi kehidupan di masa depan.</p>2026-03-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/JAEIS/article/view/594ANALISIS KUALITAS PELAYANAN BERBASIS APLIKASI DI KANTOR KELURAHAN BENDOGERIT KOTA BLITAR: PEMANFAATAN SILPUSITRON DALAM PELAYANAN SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU2026-08-25T05:33:43+00:00Cindi Trianitacinditrianita7@gmail.comM. Nasyirudinnasyirudin@gmail.comSutowosutowo@gmail.com<p>Transformasi digital dalam pelayanan publik mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan layanan administrasi yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) melalui aplikasi SILPUSITRON di Kantor Kelurahan Bendogerit Kota Blitar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi dengan melibatkan unsur kelurahan, operator layanan, RT/RW, serta masyarakat pengguna layanan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan SKTM melalui SILPUSITRON secara umum telah berjalan cukup baik. Dimensi responsivitas terlihat dari percepatan pelayanan, pendampingan petugas, dan penyampaian informasi yang jelas; dimensi responsibilitas ditunjukkan melalui pemeriksaan persyaratan, verifikasi data, penerapan SOP, dan penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE); sedangkan dimensi akuntabilitas tercermin melalui keterbukaan informasi, pencatatan aktivitas sistem, serta tersedianya saluran pengaduan. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa gangguan jaringan internet, keterlambatan validasi TTE, dan keterbatasan pemahaman sebagian masyarakat terhadap penggunaan layanan digital. Penelitian menyimpulkan bahwa SILPUSITRON mendukung peningkatan kualitas pelayanan SKTM, tetapi optimalisasi infrastruktur, kompetensi aparatur, dan literasi digital masyarakat tetap diperlukan.</p>2026-03-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)